Tahukah Anda Bahwa Perilaku Seorang Pelanggan Dapat Dilihat Dari Bentuk Tubuhya

Tahukah Anda Bahwa Perilaku Seorang Pelanggan
Dapat Dilihat Dari Bentuk Tubuhya

Gambar terkait

Bagi Anda yang bekerja baik itu di instansi pemerintahan ataupun swasta apalagi yang mengemban tugas dibidang pelayanan pasti pernah merasakan pahit manis asamnya selama melayani pelanggankan iyakan, hehe. Mungkin selama ini Anda memberikan pelayanan sama kepada pelanggan yang Anda layani, tapi tahukan Anda  bahwa perilaku pelanggan juga ditentukan oleh bentuk tubunya sehinggaberbeda bentuk tubuhnya maka berbeda pula perilakunya dan cara Anda memberikan pelayanan tentu berbeda pula dong yaa.

Nah menurut Ernest Kretschmer berikut adalah macam-macam perilaku pelanggan apabila dilihat dari bentuk tubuuhnya dan cara menghadapinya, antara lain:

1. Pelanggan tipe piknis
Pelanggan tipe ini mempunyai ciri-ciri bentuk badan bulat, agak pendek, dan wajahnya bulat lebar. Pelanggan tipe ini pada umumnya bersifat ramah, suka berbicara, tenang, dan suka humor.
Cara menghadapinya yaitu dalam melakukan percakapan Anda harus melakukannya penuh dengan perhatian, menarik , ramah, dan sedikit humor, serta Anda harus menghindari perdebadan atau tidak bersikap konfrontasi.

2.       Pelanggan tipe leptosom
Pelanggan tipe ini mempunyai ciri-ciri bentuk badan agak kecil dan lemah, bahu tampak kecil, leher dan anggota badan kurus dan panjang. Pelanggan tipe ini pada umumnya bersifat sombong, sok intelek, dan sok idealis.
Cara menghadapinya yaitu hormati dia selayaknya seorang raja yang harus dilayani, banyak-banyak stok sabar, berikan perhatian, penuh hormat, bijaksana, menuruti peritahnya, hindari perkataan atau teguran yang dapat menyinggung perasaanya.

3.       Pelanggan tipe atletis
Anda pasti sudah sering dengar kan kata atletis, yap! Pelanggan tipe ini mempunyai ciri-ciri bentuk badan kokoh, pundak dan leher lebar, dan pinggul berisi, anggota badannya cukup panjang. Berotot dan kekar, wajahnya bulat lonjong. Pelanggan ini pada umunya bersifat banyak gerak, berpenampilan tenang, jarang humor, dan tidak cepat percaya pada orang lain.
Cara menghadapinya yaitu hindari perdebatan yang tidak bermanfaat, berikan kesan seolah-olah pelanggan adalah orang yang baik dan cerdas, serta hindari sikap terburu-buru dan banyak-banyak persediaan sabar dalam melayani mereka.


Posting Komentar

0 Komentar